Senin, 07 September 2009

PENYIMPANGAN SEKSUAL YANG TERJADI DI KALANGAN MASYARAKAT

PENYIMPANGAN SEKSUAL YANG TERJADI DI KALANGAN MASYARAKAT

BAB I
PENDAHULUAN
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya lah, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah yang berjudul PENYIMPANGAN SEKSUAL ini tepat pada waktunya.
Di dalam makalah ini, penulis akan mengangkat masalah mengenai masalah penyimpangan seksual yang terjadi di banyak kalangan masyarakat. Hal ini bukan saja disebabkan oleh banyaknya pria yang melakukan penyimpangan seksual kepada banyak wanita. Akan tetapi, terkadang hal tersebut terjadi karena wanita itu sendir. Banyak wanita yang “memancing” para lelaki untuk melakukan hal yang tidak senonoh kepada diri mereka.
BAB II
PEMBAHASAN
Sekarang ini, sering kita mendengar dan melihat dari TV ataupun di surat kabar, majalah ataupun tabloid-tabloid yang beredar di masyarakat luas ataupun disekitar kita yang memberitakan tentang penyimpangan seksual yang umumnya terjadi pada kaum perempuan. Berita tersebut sangatlah mengerikan, mengingat bahwa derajat, martabat bahkan harga diri wanita saat ini, semakin terpuruk. Sebagai seorang wanita, kita juga pasti akan merasa sedih jika mendengar berita ataupun kejadian seperti pemerkosaan, pelecehan seksual, sodomi dan sejenisnya, seolah-olah wanita sekarang hanya dianggap sebagai boneka oleh banyak kalangan pria, yang apabila mereka suka, mereka akan membelinya dan memakainya. Sedangkan apabila mereka sudah bosan terhadap “boneka” itu, mereka akan membuangnya begitu saja. Seperti kata pribahasa “Seperti Kacang Lupa akan Kulitnya”.
Beberapa tahun terakhir ini, memang kasus-kasus atau kejadian-kejadian tersebut memang sudah ditangani oleh pihak yang berwajib, namun entah apa yang terjadi dan entah apa yang ada dipikiran para lelaki bejat yang melakukan pelecehan terhadap wanita, malah membuat kejadian ataupun peristiwa tersebut semakin marak terjadi dan semakin meluas di kalangan masyarakat. Mungkin dengan adanya pemberitaan di berbagai media elektronik maupun media cetak yang menyorot masalah tentang cara pelaksanaannya, maka orang-orang yang tidak memiliki akal pikiran dan hanya mengikuti hawa nafsu semata akan terangsang untuk meniru, bahkan mempraktekkan hal-hal apa yang telah mereka lihat dan dengar.
Selain itu, banyak juga para pedangang kaki lima yang berjualan casset video musik, akan tetapi ternyata mereka juga menawarkan dan menjual casset video porno kepada banyak lelaki, bahkan kepada anak yang masih di bawah umur, sebagai contoh adalah anak SD (Sekolah Dasar).
Seperti tahun 2007 yang lau, terdapat lebih dari 1.000 kasus yang sama terjadi yang menimpa para kaum perempuan, baik yang berada di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Jumlah tersebut hanyalah jumlah atas kejadian yang terungkap. Akan tetapi kalau ditelusuri lebih dalam, maka lebih banyak lagi kejadian serupa yang terjadi.
Terkadang ini bukan saja salah dari para kaum lelaki sepenuhnya sebab melihat cara berpakaian dari kebanyakan para wanita sekarang sungguh sangat memalukan. Banyak para wanita yang mengikuti cara berpakaian budaya barat. Misalnya memakai pakaian yang ketat dan memperlihatkan bentuk tubuh mereka dan pakaian seperti cara berpakaian orang barat, sangatlah tidak cocok dengan iklim dan juga norma adat maupun norma agama di Negara kita ini. Menyadari atau tidak, sebenarnya mereka telah merendahkan martabat dan harga diri mereka sendiri sebagai seorang wanita. Coba bayangkan mereka sendiri saja sebagai wanita saja sudah tidak menghargai dirinya sendiri, konon lagi laki-laki yang melihat dirinya sedang mengenakan pakaian yang bisa dikatakan menunjukkan lekuk tubuhnya atau dapat dikatakan memakai pakaian yang ketat, yang dapat merangsang para lelaki untuk melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh orang yang sudah memiliki ikatan perkawinan atau dikatakan sebagai orang yang sudah menikah.
Dalam hal ini, walaubagaimanapun, hanya kaum wanitalah yang sangat dirugikan. Selain kehilangan kehormatannya sebagai seorang wanita, harga diri bahkan malu yang akan didapatnya dari banyak orang di sekitarnya dan itu sungguh sangat menyedihkan sekali.
Lalu bagaimana cara penanggulangan atas masalah ini dan akan bagaimana nasib para wanita kita sekarang agar penyimpangan seksual yang terjadi di kalangan masyarakat luas berkurang atau bahkan tidak akan pernah terjadi lagi, itu semua kembali ke wanita itu sendiri. Hal yang terpenting adalah menjaga sikap, menjaga diri dengan tidak mengenakan pakaian-pakaian yang tidak pantas untuk dikenakan, misalkan pakaian yang ketat dan transparan. Jangankan bagi wanita yang memakai pakaian ketat dan transparan, yang memakai pakaian yang longgar dan tidak transparan saja bisa mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari para lelaki. Jadi, mulailah segala sesuatu yang baik itu dari diri kita sendiri untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
BAB III
PENUTUP
Sekarang ini, sudah banyak kejadian akan penyimpangan seksual yang terjadi di kalangan masyarakat luas. Salah satunya adalah pelecehan seksual. Yang paling sangat disesalkan bahkan ada seorang lelaki yang tega menyetubuhi anak perempuan yang berada di bawah umur, contohnya saja menyetubuhi anak usia 5 tahun yang masih dikatakan belum mengetahui apa-apa tentang banyak hal. Dan yang paling menjijikkan, seorang ayah yang memperkosa anak perempuannya kandungnya sendiri.
Penyimpangan seksual terjadi bukan hanya karena nafsu seks yang ada pada para lelaki sangatlah besar, akan tetapi juga disebabkan karena wanita itu sendiri yang mengundang para lelaki untuk menyetubuhi mereka.
Penyebab yang dipaparkan bukanlah semata-mata untuk merendahkan kaum wanita, tetapi jadikanlah sebagai koreksi diri agar kejadian atas penyimpangan seksual ataupun sejenisnya tidak terjadi pada diri kita, keluarga, kerabat, teman dan juga para wanita di berbagai wilayah di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar